Category: THR

Tahun Ini Pegawai Honorer Juga Akan Terima THR

Momen Idul Fitri alias Lebaran tentu adalah salah satu yang begitu dinantikan para Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI, Polri dan pensiunan. Sesuai dengan hukum negara, keempat golongan itu bakal berseri-seri di saat Lebaran tiba karena mereka akan memperoleh Tunjangan Hari Raya (THR). Namun di saat mereka bahagia, nasib berbeda biasanya dialami tenaga honorer.   Meskipun memiliki pekerjaan yang tak berbeda jauh dengan PNS, tenaga honorer biasanya memperoleh gaji yang tak sebanding. Jangankan mendamba THR, gaji bulanan mereka saja biasanya di bawah standar. Namun tampaknya dalam Lebaran tahun ini, para pegawai honorer bisa ikut tersenyum lebar. Karena pasalnya honorer akan juga merasakan THR.   Kabar ini diungkapkan sendiri oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Melalui akun Facebook resminya, Sri Mulyani membeberkan bahwa THR akan diberikan kepada pegawai honorer alias non-PNS di tingkat pusat yang ada di kementrian dan lembaga. Tak hanya itu saja, para honorer di pemerintah daerah dan guru-guru daerah juga bakal mencicipi manisnya THR, seperti dilansir Kompas.   Tentu saja THR yang dijanjikan ini jelas memberikan masa depan yang cukup cerah pada pegawai honorer. Seperti yang sudah diketahui, sejauh ini pegawai honorer memang seolah dianaktirikan oleh pemerintah dan tak mendapatkan upah yang cukup layak. Mereka bahkan terkatung-katung akan nasib mereka yang cukup memprihatinkan.   Menkeu Jelaskan Aturan THR Untuk Honorer   Sama seperti besaran THR pada PNS, pegawai honorer juga akan mendapat THR sebesar satu bulan gaji. Untuk tenaga honorer alias pegawai kontrak di instansi pusat bakal mencakup sekretaris, satpam, pengemudi, petugas kebersihan dan pramubhakti. Untuk anggarannya sendiri bahkan sudah diatur dalam alokasi DIPA setiap kantor pada Belanja Barang Operasional Perkantoran dengan keseluruhan totalnya mencapai Rp 440,38 miliar.   Tak cuma para pegawai kontrak di instansi pusat, beberapa pegawai non-PNS yang diangkat melalui SK Menteri oleh Pejabat Kepegawaian juga bakal mendapat THR. Beberapa di antaranya seperti dokter PTT, bidan PTT dan tenaga penyuluh KB. Sementara untuk PNS dan non-PNS di daerah hanya akan diberikan sejalan dengan kebijakan dan peraturan prediksi bola yang berlaku sesuai dengan kemampuan keuangan daerah masing-masing.   Lalu untuk tenaga outsourcing seperti cleaning service dan supir, pihak yang wajib memberikan THR adalah perusahaan di mana kedua profesi itu terdaftar. Dan terakhir untuk THR para guru, ditetapkan tidak termasuk Tunjangan Profesi Guru (TPG) atau Tunjangan Khusus Guru (TKG) di daerah terpencil. Hanya saja dalam prakteknya, Tunjangan Perbaikan Penghasilan (TPP) kepada para guru honorer ini diberikan sesuai dengan pertimbangan obyektif yang berdasarkan kemampuan keuangan daerah dan persetujuan DPRD.   Menpan RB Justru Sebut Honorer Tak Dapat THR   Penjelasan THR pada pegawai honorer yang diungkapkan Menkeu ini seolah membalikkan pendapat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Asman Abnur. Karena sebelumnya Asman berpendapat bahwa tenaga honorer tak akan memperoleh THR lantaran sesuai dengan UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN). Lantaran pemberian THR untuk honorer tak diatur dalam UU itu, Asman berdalih enggan memberikan keputusan. Untuk pencairan THR tahun 2018 ini, akan dilakukan di awal bulan Juni dengan total anggaran pemerintah mencapai Rp 35,76 triliun. Pengeluaran ini lebih besar 68,9% dari tahun lalu karena saat ini para pensiunan akan mendapatkan THR juga.