Perasaan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi Usai MotoGP Amerika Serikat

Jorge Lorenzo, pebalap Ducati, mengaku sedih karena dirinya tak bisa tampil kompetitif pada ajang MotoGP Amerika Serikat. Sementara itu, Valentino Rossi, pebalap Yamaha, mengaku kesulitan untuk menentukan sikap soal hasil dari ajang yang menempatkannya di posisi keempat tersebut.

Lorenzo Merasa Sedih

Lorenzo hanya mampu mengakhiri balapan di ajang MotoGP Amerika Serikat di posisi ke-11 dan berhak mendapatkan 5 poin dari seri ini. Sepanjang balapan berlangsung, sayangnya Lorenzo tidak bisa menaikkan posisinya ke lima besar. Bahkan ia bisa dikatakan kalah saing ketika berhadapan dengan Jack Miller, Aleix Esparago, dan Tito Rabat yang akhirnya berhasil finis di depannya.

“Untuk saya, ini adalah jenis perlombaan yang amat sulit dilupakan. Saya amat kecewa dan juga sedih,” katanya ketika ditanyai soal ini. “Saya tak mampu menyudahi dengan kecepatan yang kompetitif,” imbuhnya seperti dilansir dari CNN Indonesia.

Kepercayaan diri Lorenzo menjelang musim MotoGP 2018 yang tengah bergulir ini seketika sirna. Ia baru berhasil mengumpulkan 6 poin dari 3 seri awal, dan hal ini membuatnya tertinggal 40 poin dari sang pemuncak klasemen.

Lorenzo juga pasalnya gagal finis dan akhirnya jatuh di MotoGP Qatar karena ia memiliki masalah dengan remnya. Sementara itu, di ajang MotoGP Argentina, ia juga belum mampu bersaing dan mesti puas saja duduk di posisi ke-15.

Sebelum MotoGP 2018 ini digelar, Lorenzo sendiri mengakui ia menghadapi musim ini dengan cukup percaya diri. Hasil yang bagus du paruh akhir MotoGP 2017 dan proses adaptasi selama 1 tahun pasalnya menjadi alasan di balik kepercayaan dirinya.

Namun dengan hasil buruknya ini, masa depannya di Ducati menjadi tidak pasti. Sekarang ia juga sering dihubungkan dengan Suzuki setelah musim ini usai.

Valentino Rossi Senang dan Kecewa

Sementara itu, Rossi berhasil finis di belakangnya Marc Marquez, Maverick Vinales, dan Andrea Lannone. Adanya tambahan 13 poin dari seri ini akhirnya membuatnya sekarang mengoleksi 29 poin, tertinggal sebanyak 17 angka dari sang pemuncak klasemen, Andrea Divisiozo.

“Seri ini tak berjalan buruk. Ya bisa dibilang kami menjalani minggu yang positif, akan tetapi saya juga sedikit kecewa karena saya berharap dapat bertarung untuk memperebutkan podium,” tutur Rossi yang dikutip dari CNN Indonesia.

Ia mengaku bahwa Marquez dan juga Vinales memiliki kesempatan dan kecepatan Result hk yang lebih bagus dibandingkan dengan dirinya. Akan tetapi The Doctor berharap juga ia bisa  bersaing dengan Andrea Iannone.

“Saya mencoba, tapi karena cuaca sangat panas, saya sangat kesulitan menghadapi kondisi ban depan. Ban depan saya juga sudah sampai batasnya dan motor bisa melaju lebih lambat lagi,” katanya. “Saya tak bisa tetap mendekat kepada Andrea (Iannone) dan itu menyedihkan,” imbuhnya.

Hasil di 3 seri awal MotoGP 2018 yang mana didapat Rossi pasalnya lebih buruk dibandingkan catatan yang dibukukannya musim lalu. Akan tetapi Rossi menilai dirinya berada di dalam kondisi yang bagus.

“Tahun lalu, di 3 seri awal saya sangat cepat. Saya bisa finis di podium secara konsisten dan juga memimpin kejuaraan. Namun saat tiba di Eropa, saya kesulitan. Jadi saya penasaran menanti apa yang terjadi karena saya merasa nyaman dengan kondisi motor sekarang ini,” tukasnya.

Ia pun tak lupa memberikan pujian pada Suzuki yang menuai hasil yang bagus lewat Alex Rins dan juga Ianone di 2 seri beruntun.

awakening

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *