Mengenang Sastrawan Danarto

Balai Soedjatmoko Surakarta akan menggelar acara bertajuk “Membaca Danarto” untuk mengenang kepergian salah satu pujangga sastra di tanah air yang akibat kecelakaan di bulan april lalu. Pada gelaran tersebut 9 buku buah karya Danarto akan diulas oleh 9 pengoceh. Memang tak berlebihan bila menyebut sastrawan kelahiran Sragen 27 juni 1940 tersebut sebagai maestro. Berbagai karyanya begitu dominan membawa dampak bagi para penulis lain pada masanya.   Gelaran sastra untuk mengenang 9 karyanya  yang terpopuler Karya penulis yang berpulang pada usia 77 tahun tersebut seolah tak habis dibahas dalam 20 tahun atau mungkin lebih. Berbagai penghargaan yang menunjukkan kompetensi istimewanya dalam bidang sastar menjadi bukti, contohnya cerpen Rintik yang sukses menyabet Hadiah Horison tahun 1968, Adam Ma’rifat (kumpulan cerpen) yang memenangkan Hadiah Sastra Dewan Kesenian Jakarta 1982 serta Hadiah Utama 1982, Berhala (kumpulan cerpen) yang berhasil meraih Hadiah Buku Utama Departemen P&K pada 1987, belum berbagai penghargaan internasional dari karya-karya sastranya.   Meninggalnya Danarto tak hanya membuat kota Solo yang sangat ia kenal setiap sudutnya berduka, tapi juga seluruh pegiat sastra di tanah air. Diskusi Kecil Pawon dan Kamar Kata Karanganyar penggagas gelaran sastra di bulan ini mengenang kembali sastrawan tersebut dengan mengulas 9 buku karyanya, yaitu Asmaraloka, Setangkai Melati di Sayap Jibril, Gergasi, Ikan-Ikan dari Laut Merah, Gerak-Gerak Allah, Berhala, Godlob, Adam Makrifat, dan Orang Jawa Naik Haji. Beberapa dari karya sastra tersebut selama ini terus dicetak ulang.   9 pengoceh yang disinggung di atas dan akan membicarakan 9 karyanya adalah Yuditeha, Yudi Agusta Akhir, Ruli. R, Rizka Nur Mualifa, Rahmat Hidayat Mustamin, Han Gagas, Bunga Hening Maulidina, Andri Saptono, dan Aji Ramadhan. Sebagai penulis prosa dan puisi ke-9 pengoceh tersebut akan membahas karya-karya Danarto dalam sudut pandang mereka.   Fakta tentang sastrawan Danarto Pasca kematiannya social media ramai dengan berbagai komentar ungkapa duka cita. Penyebab kepulangan sastrawan tersebut ke Rahmatullah adalah ditabrak oleh sepeda motor kala hendak menyebrang di daerah Ciputat, Tangerang Selatan. Untuk lebih mengenal sastrawan legendaries tersebut, berikut ini adalah fakta-fakta tentangnya.   Orang tua adalah pedagang dan buruh pabrik Siapa sangka bahwa kehidupan Danarto kecil yang penuh keterbatasan membuatnya menjadi salah satu  sastrawan paling populer di Indonesia. Beliau lahir pada 27 juni 1940 sebagai putra keempat dari lima bersaudara dari pasangan Siti Aminah dan Djakio. Sang ibu adalah pedagan eceran yang berjualan di pasar kabupaten, sementara sang ayah adalah buruh pabrik gula Modjo. Pada 1 januari 1986 ia menikah dengan Zainab Luxfiati yang berprofesi sebagai psikolog dan bercerai 15 tahun kemudian setelah berumah tangga selama 15 tahun.   Berkesenian sejak muda Setelah lulus  dari SMA  beliau melanjutkan studinya ke Sekolah Tinggi Seni Rupa  Indonesia yang sekarang menjadi ISI (Institut Seni Indonesia). Selain kuliah  ia juga aktif berkesenian dalam Sanggar Bambu di bawah bimbingan pelukis Sunarto Pr. Danarto juga bermain teater di sanggar Sardono dan sempat mengikuti tour teater ke Asia dan Eropa Barat pada tahun 1974. Tak hanya menulis, Danarto juga ahli dalam pementasan teater hingga melukis. Beberapa kota raja poker pernah menjadi penyelenggaraan pameran lukisannya juga menjadi penata artistik pada lakon  Oedipus yang disutradarai W.S Rendra. Godlob Salah satu karyanya yang cukup populer bahkan hingga tingkat internasional adalah Godlob (kumpulan cerpen, 1975) disamping karya-karya lainnya, yaitu naskah drama Owok-Owok, Ebrek Ewek-Ewek (1976), Kacapiring (2008), dan 9 karya bukunya di atas. Beberapa cerpen karya Danarto telah diterjemahkan ke dalam bahasa Inggris oleh Harry Aveling pada buku Abracadabra dan From Surabaya to Armagedon di Singapura pada 1978.   Prestasi sastra di tingkat internasional Sepanjang kariernya sebagai penulis dan seniman, Danarto berkesempatan menyambangi berbagai Negara untuk mengikuti kongres, kursus penulisan, seminar, dan lain-lain. Beberapa Negara dimaksud adalah Iowa City USA, Rotterdam Belanda, hingga Kyoto Jepang.

Sandi Menduga Pesta Rakyat Monas Tidak Sesuai Perijinan

Sandiaga Uno, Wakil Gubernur DKI Jakarta, menduga adanya unsur politik yang ada di balik kegiatan Pesta Rakyat yang berlangsung di Monumen Nasional (Monas) yang digelar pada hari Sabtu (28/4) pekan yang lalu. Oleh sebab itu, Sandi memiliki rencana memanggil panitia penyelenggara dari Forum Untukmu Indonesia pada hari ini, Senin (30/4). Akan Temui Panitia Penyelenggara "Saya sendiri dikasih tau kalau yang Monas ada kemungkinan itu belakangnya politik juga. Jadi ya ini mau dicek juga," ungkap Sandi yang ditemui di Balai Kota, Jakarta, pada hari Senin (30/4). Pertemuan tersebut rencananya bakal dilakukan di Balai Kota Jakarta pada sore hari ini. Sandi ingin meminta penjelasan tentang acara itu. Sandi juga bakal memanggil satuan kerja pemerintah daerah atau SKPD tentang untuk menjelaskan terkait pemberian izin acara tersebut. "Tidak boleh ada kecolongan kegiatan yang mana tak sesuai aturan," imbuhnya lagi. Ia pun menyesalkan adanya perbedaan konsep acara yang ada di lapangan dengan izin yang diajukan sebelumnya. Mereka mengajukan izin untuk bisa menyelengarakan acara bertema seni budaya ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta. "Ternyata, ada pembagian sembako, lebih dari 400 ribu sembako. Kami memastikan Monas tak terkontaminasi kegiatan politik," ungkapnya. Acara  Sempat Ricuh Sebelumnya, kericuhan terjadi ketika pesta rakyat dengan tajuk 'Untukmu Indonesia' yang berlangsung di Monumen Nasional pada hari Sabtu (28/4) kemarin. Acara besar ini pasalnya dihadiri oleh lebih dari seratus ribu orang. Mereka hadir guna mendapatkan sembako gratis yang mana dibagikan pihak panitia dan akhirnya berujung kericuhan. "Massa banyak sekali seperti itu, kan kita sudah bilang (harus) teratur, tapi ya namanya masyarakat tetap saja ingin segera duluan di depan. Ya kita mesti maklum lah. Begitulah warga kita, membludak. Makanya ya saya bilang, ini lah yang mesti kita pikirkan bagaimana warga kita bisa lebih tertib lagi seperti negara-negara maju," ujar salah satu panitia dari acara tersebut, Simon Simaremare, dikutip dari CNN Indonesia. Pada saat itu, acara berlangsung lebih ricuh. Melalui pengeras suara yang ada, unit pelaksana teknis atau UPT Monas menginstruksikan pada panitia dan juga warga untuk meninggalkan lokasi karena seluruh pagar akan segera ditutup. Acara yang digelar hampir seharian ni ni dihadiri oleh lebih dari 100 ribu pengunjung togel online yang datang dari area Jabodetabek. Beberapa di antaranya bahkan sempat pingsan. Dan sejumlah pengunjung juga ada yang menjadi 'emosi' karena tak juga mendapatkan makanan gratis meskipun mereka sudah antri. Menanggapi hal ini, Simon pun mengakui bahwa acara itu sempat agak tak tertib. Namun menurutnya, panitia telah merapihkan dan juga menambah petugas. Salah satu caranya dengan membuat pembatas tali supaya lebih teratur lagi. Tidak hanya ricuh karena berdesakan dan insiden pembagian makanan secara gratis, gelaran tersebut juga sempat membuat kemacetan yang parah pada ruas jalan yang ada di sekitar Monas. Bahkan acara tersebut menbuat TransJakarta melakukan pengalihan rute yang ada di beberapa koridor sebagai antisipasi. Tentang kemacetan panjang yang mana mengular tidak hanya di sekitaran Monas saja, bahkan juga dari arah Senen ke Salemba/Kampung Melayu dan juga Senen ke Cempaka Putih/Pulo Gadung itu, Simon mengatakan bahwa hal tersebut biasa saja terjadi. Ia mengaku bahwa karena hari itu ada ratusan ribu orang yang datang maka tentu memiliki dampak yang bikin macet.

Tersingkir Dari Liga Champions, Pep Guardiola Didakwa UEFA

Tersingkir dari kompetisi antarklub tertinggi di Eropa jelas bukan sesuatu yang diinginkan Manchester City. Di tangan Pep Guardiola, fans Citizens begitu menyimpan asa mengangkat trofi Si Kuping Lebar untuk kali pertama. Semakin membuat perih karena di dua leg babak perempatfinal, City jadi bulan-bulanan Liverpool. Di leg pertama mereka kalah telak 0-3 di Anfield dan di leg kedua, City dibuat malu dan kalah dengan skor 1-2 di hadapan pendukung mereka sendiri.   Penderitaan City seakan dilengkapi dengan sanksi yang dijatuhkan EUFA kepada Guardiola. Pelatih asal Katalunya itu mendapat dakwaan setelah diusir wasit ke bangku penonton kala City kalah 1-2 di leg kedua hari Rabu (11/4) dini hari WIB. Guardiola sendiri dituding melakukan dua pelanggaran togel hongkong yakni protes kelewat keras atas keputusan wasit yang menganulir gol Leroy Sane karena dianggap offise dan tetap melakukan komunikasi dengan pihak-pihak di bangku cadangan usai diusir.   Apa yang dilakukan mantan pelatih Barcelona itu jelas melanggar pasal 69 dalam regulasi UEFA, seperti dilansir Sky Sports. Nasib Guardiola sendiri akan ditentukan lewat sidang pada 31 Mei 2018 nanti. Kalau memang bersalah, maka Guardiola terancam sanksi dilarang menemani City dalam dua pertandingan musim depan.   Rekor Manchester City Yang Musnah   Apa yang dialami City di babak perempatfinal Liga Champions 2018 ini memang bak peribahasa karena nila setitik rusak susu sebelanga. Ya, tiga kekalahan yang didera City dalam satu pekan terakhir seolah menghapus rekor-rekor luar biasa mereka selama ini. Melangkah ke Liga Champions sebagai status unggulan karena raihan fantastis mereka di klub demostik, Guardiola mengajak anak asuhnya mengangkat dagu dengan permainan bola yang impresif, mematikan dan sangat menghibur.   Namun senyuman lebar Guardiola seolah pupus saat mengetahui jika lawan mereka di perempatfinal adalah Liverpool dengan Juergen Klopp di belakangnya. Bagi Guardiola, Klopp selayaknya batu kryptonite bagi Superman karena The Reds mungkin adalah satu-satunya klub yang tak bisa dimenangkan City. Dan ketakutan itu terwujud saat leg pertama mereka kalah 0-3 di Anfield.   Kekalahan itu menghantam mental pemain City yang membuat Guardiola menurunkan beberapa pemain pelapis saat menghadapi Manchester United di laga derby. Laga yang seharusnya jadi momen City mengunci gelar Liga Inggris itu justru berakhir kekalahan 2-3 di hadapan pendukung mereka sendiri. Bak luka yang belum kering, City kembali berhadapan dengan Liverpool di leg kedua perempatfinal Liga Champions dan kembali kalah menyesakkan lewat skor 1-2 di stadion Etihad.   Kemampuan City Masih Level Domestik   Penampilan memprihatinkan City di Liga Champions seolah membuktikan kalau klub yang dimiliki Khaldoon Al Mubarak itu masihlah belum bisa bersaing di level Eropa.Berjalan dengan penuh percaya diri di fase grup, City bahkan mampu menghasilkan 14 gol dan kebobolan 3 gol yang membuat mereka jadi juara grup.Namun perempatfinal adalah mimpi buruk bagi City yang membuat anggaran belanja pemain lebih dari GBP 284 juta (sekitar Rp 5,5 triliun)di musim panas 2017 dan musim dingin 2018 seolah sia-sia.   Membeli para pemain dengan budget fantastis sejak 2009, City justru cuma mampu memiliki dua trofi EPL, satu piala FA, tiga Piala Liga Inggris dan satu Community Shield. Apakah ini artinya selama sembilan tahun terakhir, kemampuan dan uang City cuma bisa sampai di level domestik saja?

Perasaan Jorge Lorenzo dan Valentino Rossi Usai MotoGP Amerika Serikat

Jorge Lorenzo, pebalap Ducati, mengaku sedih karena dirinya tak bisa tampil kompetitif pada ajang MotoGP Amerika Serikat. Sementara itu, Valentino Rossi, pebalap Yamaha, mengaku kesulitan untuk menentukan sikap soal hasil dari ajang yang menempatkannya di posisi keempat tersebut. Lorenzo Merasa Sedih Lorenzo hanya mampu mengakhiri balapan di ajang MotoGP Amerika Serikat di posisi ke-11 dan berhak mendapatkan 5 poin dari seri ini. Sepanjang balapan berlangsung, sayangnya Lorenzo tidak bisa menaikkan posisinya ke lima besar. Bahkan ia bisa dikatakan kalah saing ketika berhadapan dengan Jack Miller, Aleix Esparago, dan Tito Rabat yang akhirnya berhasil finis di depannya. "Untuk saya, ini adalah jenis perlombaan yang amat sulit dilupakan. Saya amat kecewa dan juga sedih," katanya ketika ditanyai soal ini. "Saya tak mampu menyudahi dengan kecepatan yang kompetitif," imbuhnya seperti dilansir dari CNN Indonesia. Kepercayaan diri Lorenzo menjelang musim MotoGP 2018 yang tengah bergulir ini seketika sirna. Ia baru berhasil mengumpulkan 6 poin dari 3 seri awal, dan hal ini membuatnya tertinggal 40 poin dari sang pemuncak klasemen. Lorenzo juga pasalnya gagal finis dan akhirnya jatuh di MotoGP Qatar karena ia memiliki masalah dengan remnya. Sementara itu, di ajang MotoGP Argentina, ia juga belum mampu bersaing dan mesti puas saja duduk di posisi ke-15. Sebelum MotoGP 2018 ini digelar, Lorenzo sendiri mengakui ia menghadapi musim ini dengan cukup percaya diri. Hasil yang bagus du paruh akhir MotoGP 2017 dan proses adaptasi selama 1 tahun pasalnya menjadi alasan di balik kepercayaan dirinya. Namun dengan hasil buruknya ini, masa depannya di Ducati menjadi tidak pasti. Sekarang ia juga sering dihubungkan dengan Suzuki setelah musim ini usai. Valentino Rossi Senang dan Kecewa Sementara itu, Rossi berhasil finis di belakangnya Marc Marquez, Maverick Vinales, dan Andrea Lannone. Adanya tambahan 13 poin dari seri ini akhirnya membuatnya sekarang mengoleksi 29 poin, tertinggal sebanyak 17 angka dari sang pemuncak klasemen, Andrea Divisiozo. "Seri ini tak berjalan buruk. Ya bisa dibilang kami menjalani minggu yang positif, akan tetapi saya juga sedikit kecewa karena saya berharap dapat bertarung untuk memperebutkan podium," tutur Rossi yang dikutip dari CNN Indonesia. Ia mengaku bahwa Marquez dan juga Vinales memiliki kesempatan dan kecepatan Result hk yang lebih bagus dibandingkan dengan dirinya. Akan tetapi The Doctor berharap juga ia bisa  bersaing dengan Andrea Iannone. "Saya mencoba, tapi karena cuaca sangat panas, saya sangat kesulitan menghadapi kondisi ban depan. Ban depan saya juga sudah sampai batasnya dan motor bisa melaju lebih lambat lagi," katanya. "Saya tak bisa tetap mendekat kepada Andrea (Iannone) dan itu menyedihkan," imbuhnya. Hasil di 3 seri awal MotoGP 2018 yang mana didapat Rossi pasalnya lebih buruk dibandingkan catatan yang dibukukannya musim lalu. Akan tetapi Rossi menilai dirinya berada di dalam kondisi yang bagus. "Tahun lalu, di 3 seri awal saya sangat cepat. Saya bisa finis di podium secara konsisten dan juga memimpin kejuaraan. Namun saat tiba di Eropa, saya kesulitan. Jadi saya penasaran menanti apa yang terjadi karena saya merasa nyaman dengan kondisi motor sekarang ini," tukasnya. Ia pun tak lupa memberikan pujian pada Suzuki yang menuai hasil yang bagus lewat Alex Rins dan juga Ianone di 2 seri beruntun.

Sempat Galau, Daniel Craig Mantap Gabung ke ‘BOND 25’

Empat film berperan sebagai agen mata-mata James Bond sejak 2006-2015 sempat membuat Daniel Craig bosan. Bahkan usai perilisan SPECTRE (2015), aktor berusia 50 tahun itu mengaku enggan jadi Bond dan memilih mematahkan tangannya saja daripada harus jadi 007 kembali. Namun rumor itu akhirnya pupus sudah setelah Craig memastikan diri kembali jadi Bond untuk kali kelima lewat BOND 25.   Kepastian tampilnya Craig itu diungkapkan sendiri lewat wawancaranya kepada Associated Press. Dalam kesempatan yang sama pula, suami Rachel Weisz ini juga memastikan kalau sutradara Inggris kaliber Oscar, Danny Boyle, memegang tanggung jawab penuh di BOND 25 yang rencana rilis November 2019.   Sebelum kepastian Craig jadi Bond lagi, nama aktor Daniel Kaluuya justru yang paling santer disebutkan menggantikannya.Kaluuya bahkan jauh lebih dijagokan ketimbang sederet aktor lainnya seperti Aidan Turner, Idris Elba, Tom Hiddleston dan Tom Hardy.Bergabungnya kembali Craig inipun membuka desas-desus bahwa produser Barbara Broccoli menggelontorkan sejumlah uang sesuai permintaan Craig untuk bayarannya kembali jadi Bond.   Di sela-sela tarik ulur Craig, terungkap fakta menarik bahwa Hugh Jackman pernah hampir jadi James Bond. Aktor berusia 49 tahun yang identik sebagai mutan bercakar Adamantium, Wolverine, ini mengaku tak percaya saat mendapatkan tawaran itu. Hanya saja Jackman terpaksa menolaknya karena saat itu terlibat di X-MEN: 2 (2003) sehingga Craig-lah yang terpilih dan menggantikan Pierce Brosnan.   ‘BOND 25’ Perlihatkan 007 Yang Sudah Pensiun   Usai kepastian kembalinya Craig dan masuknya Boyle sebagai sutradara, pertanyaan yang muncul adalah mengenai bagaimana kisah Bond terbaru ini. Yang menarik, pihak studio ingin mengenal sang agen dalam status yang berbeda. Screen Rant melaporkan jika BOND 25 akan melanjutkan cerita SPECTRE di mana saat ini 007 sudah menikah dan pensiun dari tugasnya sebagai agen rahasia.   Hanya saja kehidupan damai dan bahagia Bond tak bertahan lama setelah sang istri tewas dibunuh. Ingin melakukan balas dendam, Bond pun kembali ke pekerjaan lamanya untuk memburu si pembunuh. Melihat premis yang ada, beberapa orang menilai jika kisah BOND 25 akan serupa dengan plot TAKEN. Kehilangan kekasih bukanlah yang pertama dialami Bond. Karena dia pernah kehilangan kekasih, Vesper Lynd (Eva Green) di CASINO ROYALE (2006) dan membalaskan dendamnya di QUANTUM OF SOLACE (2008).   Beyonce Bakal Isi OST ‘BOND 25’   Dengan proyek Bond yang kembali digodok, publik pun kini tengah menantikan siapa penyanyi judi poker yang digaet untuk mengisi soundtrack. Karena sudah jadi rahasia umum jika film-film Bond selalu memiliki lagu tema yang begitu megah dengan menggaet para penyanyi kelas dunia. Beberapa musisi yang pernah terlibat mengisi soundtrack Bond adalah Louis Amstrong, Paul McCartney, Duran Duran, Garbage, Madonna, Alicia Keys, Adele hingga Sam Smith.   Dua nama terakhir bahkan sudah menggondol Oscar untuk lagu OST terbaik atas gubahan Thomas Newman itu. Nama baru yang dibidik oleh pihak studio sungguh tak-main yakni Beyonce. Terpilihnya Beyonce tak lepas dari kemampuan vokal istri dari Jay Z itu yang dianggap setara dengan Adele. Bukan tanpa alasan, karena lagu yang dinyanyikan Adele untuk OST SKYFALL (2012) itu sukses besar secara kualitas dan di pasaran.   Bak gayung bersambut, Beyonce pun kabarnya begitu tertarik untuk terlibat.Saat ini Beyonce memang tengah didekati Disney untuk menandatangani kontrak sebagai pengisi lagu tema proyek live-action, THE LION KING.

Alasan Persebaya ditaklukkan Barito

Kabar kurang menyenangkan datang dari Persebaya Surabaya yang harus dikalahkan oleh Barito Putera pada hari Minggu (8/4) kemarin tepatnya di Stadion Gelora Bung Tomo, yakni di kandang mereka sendiri dengan skor 1-2. Alasan mereka kalah dikemukakan oleh pelatih, karena mereka kehilangan konsentrasi ketika menghadapi bola-bola mati lawan. Sang Pelatih Beberkan Alasan Bisa Kalah Alfredo Vera, pelatih Persebaya Surabaya, mengatakan bahwa tim asuhannya kehilangan fokus dalam pertandingan ketiga dari ajang Liga 1 2018 tersebut. persebaya Surabaya Cuma bisa mencetak satu buah gol saja melalui bek andalan mereka, Abu Rizal dari sudut sempit setelah memanfaatkan umpan dari Nelson Alom di menit ke-17. Sementara itu, 2 gol Barito Putera yang dilesakkan di gawang Persebaya Surabaya adalah dari Douglas Packer di menit ke-27 dan Paulo Sitanggang pada menit ke-70. “Kami sayangnya kehilangan konsentrasi di bola mati dan serangan cepat mereka yang amat berbahaya,”kata Vero setelah pertandingan selesai seperti dikutip dari CNN Indonesia hari Minggu (8/4) malam. Vero juga mengakui bahwa tim asuhannya itu memulai babak pertama dengan bagus. Dia mengatakan 20 menit pertama berlangsung dengan sangat baik. “Setelah itu baru ada momentum yang cukup membuat kami kewalahan dan juga pemain lawan yang akhirnya bisa memanfaatkannya. Kami nampaknya terlalu terburu-buru. Di babak yang kedua, kami sudah jauh lebih baik akan tetapi masih belum dapat mencetak gol,” imbuhnya. “Barito Putera dapat memanfaatkan momen, sehingga bisa memenangkan laga hari ini. kami hilang fokus, jujur saja, dan Barito Putera bisa memanfaatkan momen-momen itu shingga bisa mencuri banyak sekali peluang,” tegasnya lagi. Pelatih Barito Putera Bersyukur Sementara itu, Jacksen F Tiago, pelatih Barito Putera, bersyukur atas kemenangan yang bisa diraih oleh anak-anak asuhnya tersebut. ia merasa sangat terharu dengan kontribusi yang mana telah diberikan oleh timnya. “Saya berterimakasih banyak pada para pemain yang bermain di bawah tekanan yang sangat besar. Ini adalah langkah yang sangat baik untuk pertandingan yang mendatang dan ini sangat berarti sekali bagi saya. Di dua pertandingan sebelumnya, kami kurang memuaskan dan kali ini mereka bisa membuktikan ketajaman Barito,” ungkap Jacksen. “Memang di pertandingan ini mental amat berpengaruh dalam waktu 90 menit. Namun saya lebih tahu pemain-pemain saya. Saya selalu tekankan supaya mereka semua bisa lebih tenang,” tukasnya. Reaksi Bonek Usai Persebaya Kalah Usai wasit meniupkan peluit sebagai tanda berakhirnya pertandingan, ribuan supporter Persebaya Surabaya yang dikenal dengan Bonek yang hadir di sana kompak meneriakkan yel-yel yang menyindir pemain-pemain Persebaya Surabaya. Teriakan tersebut diikuti juga dengan beberapa kata yang tidak pantas sebagai bentuk kekecewaan dari mereka. selain itu juga, di sisi utara tribun atas beberapa oknum Bonek ada yang menyalakan flare sebagai reaksi bahwa mereka kalah atas kekalahan tim yang didukungnya atas Barito Putera. Tak berhenti di situ saja, di tribun VIP, bahkan ada beberapa oknum Bonek yang juga mengumpat dan juga melempar air botol mineral pada ofisial tim dan juga pemain ketika meninggalkan lapangan menuju ke kamar ganti pemain. Salah seorang Bonek yang berasal dari Manyar Surabaya, Hangga Fajar, misalnya mengaku amat sangat kecewa dengan permainan yang ditampilkan oleh tim yang didukungnya. Menurut dirinya, pemain terlalu percaya diri dan juga faktor pemain depan yang tak haus akan gol.